Sabtu, 05 Desember 2015

Terbelenggu Dunia (Lagu untuk Angeline)


Cipt. Wahab Angga

Dimana tempat berteduh
tuk dapat tersenyum, kini kuterluka
Dimana arah menuju
cahaya yang terang dibalik gelapku

Adakah jiwa yang memeluk perih
adakah mata hati yang teriris

Sesak dada yang merintih
bercerita dengan dinding tak mendengar
Hilangkan aku disini
yang terbelenggu dunia
terpenjarakan sepi...

Adakah jiwa yang memeluk perih
adakah mata hati yang teriris

Coba tuk merenungkan perasaan
Manusia yang tak berhati
meremukkan perasaan ini...
Coba tuk merenungkan perasaan
Hati yang tak bernurani
meremukkan perasaan ini...

Rabu, 18 November 2015

Bukan Cinta Yang Dulu

Cipt. Wahab Angga


Tak bisakah sedetik buatku tersenyum
Ini bukan cinta yang kudambakan dulu
Tiada saling mengerti jika bertengkar
Hanya saling menyalahkan, tak ada ujung

Lepaskan aku... Bebaskan aku...

Mungkin berpisah jalan yang terbaik
Tak ada lagi kan terluka
Hanya melukiskan perih
Bila terus bersama
Ini bukan cinta yang dulu

Apa inikah bentuk cinta yang kau beri
Suka berdusta, memenjarakan cinta
dan menghadirkan luka...


Arah yang Kau Sesali (Kisah Sang Raja)

Cipt. Wahab Angga


Wahai kau yang dulu Sang Raja
kini kau hilang
Seperti kehilangan sayapmu
Hilang ditelan waktu

Aku tahu engkau lelah dengan duniamu,,,

Mungkin ini arah yang kau sesali
disini menangis lagi
Cinta ini meremukkanmu
Ratu pergi dengan luka

Senin, 25 Mei 2015

Percaya Padaku

Cipt. Wahab Angga

Terjatuh air mata melukiskan luka
terjatuh aku dalam duniaku yang gelap

Bumi, langit membenci butanya raga ini
terbangun aku dalam duniaku yang gelap

Percaya padaku, aku kan berubah
lihat dalam mataku, perhatikan tingkahku tuk memanjakanmu
Percaya padaku, aku kan berubah
tak akan ku ulang ini bukan sifat dan arah hidupku...

Ku menciptakan perih dihati
karna kelakuanku membunuhmu
bidadari hidupku

#Beruntungnya aku memilikimu 
inginku bersama menua dengan kamu

Rabu, 07 Januari 2015

Seperti Matahari

Cipt. Wahab Angga

Lihatlah - lihatlah matahari itu bersinar terang
Terangi dunia kita bersama kamu

Telah lama, Telah lama aku tak mendengar suaramu
Rindu aku, aku rindu kamu kapan kita berjumpa

Disini aku menunggu kau bercerita tentang apa yang terjadi
waktu terlewatkan tanpamu...

Anggap aku seperti matahari bila kau merindukanku..
agar kau tahu aku masih menyinari kamu

Aku menantikan saat-saat kita bersama
kubayangkan dunia bagai milik kita berdua